Batu –
Menguatnya Dorongan terhadap calon kepala daerah perseorangan (independen)
akhir-akhir ini semakin ramai bermunculan. Dengan demikian, melebar dan dikait-kaitkan
dengan wacana deparpolisasi dan sudah tidak idealnya lagi Partai Politik
(parpol) dengan kondisi demokrasi hari ini.
Direktur Eksekutif Rumah Demokrasi, Ahmad Fairozi mengatakan saat di temui di kantornya, Rabu (16/3), semakin banyak bermunculan calon kepala daerah secara perseorangan tidak bisa kemudian dikaitkan dengan wacana deparpolisasi, mengingat, calon perseorangan itu mendapat fasilitas dari undang-undang.
Direktur Eksekutif Rumah Demokrasi, Ahmad Fairozi mengatakan saat di temui di kantornya, Rabu (16/3), semakin banyak bermunculan calon kepala daerah secara perseorangan tidak bisa kemudian dikaitkan dengan wacana deparpolisasi, mengingat, calon perseorangan itu mendapat fasilitas dari undang-undang.
“Calon
perseorangan maju dalam pilkada karena mendapatkan dukungan rakyat, tidak
secara eksplisit melalui dukungan partai politik. Dengan begitu, sebenarnya
tidak ada hubungannya antara calon kepala daerah perseorangan dengan wacana
deparpolisasi.” Tegasnya.
Fairozi
menambahkan, namun perlu dicermati oleh parpol bahwa banyaknya muncul calon
secara perorangan, parpol harus mengevaluasi diri agar kedudukan partai sebagai
wadah aspirasi rakyat menjadi ideal dan tidak dilema.
“Citra parpol selama ini di mata rakyat masih belum menggembirakan, rakyat lebih banyak memandang negatif dari pada positifnya, jadi parpol juga harus segera berbenah diri agar mampu memberikan citra positif bagi rakyatnya dan kemajuan demokrasi Indonesia kedepannya.” Ungkapnya. (Uha)
“Citra parpol selama ini di mata rakyat masih belum menggembirakan, rakyat lebih banyak memandang negatif dari pada positifnya, jadi parpol juga harus segera berbenah diri agar mampu memberikan citra positif bagi rakyatnya dan kemajuan demokrasi Indonesia kedepannya.” Ungkapnya. (Uha)
Komentar