Pemudapost - Bagi Pelatih Persepam Madura Utama Rudy William Keeltjes, Persebaya
Surabaya adalah lawan yang paling spesial di grup 5 Liga 2. Spesial,
karena sebetulnya dalam diri Rudy juga mengalir darah ’’hijau’’.
Saat
masih berkarir sebagai pemain, pelatih kelahiran Situbondo tersebut
pernah menjadi bagian dari Persebaya. Rudy muda bermain untuk skuad
Green Force sejak 1975 hingga 1979. Momen yang paling berkesan adalah
saat Rudy membawa Persebaya menjadi kampiun Perserikatan pada 28 Januari
1978. Persebaya juara setelah menundukkan Persija Jakarta dengan skor
4-3. Rudy ikut menyumbang satu gol kemenangan Green Force.
Setelah
gantung sepatu, Rudy juga sempat mengabdi untuk Green Force sebagai
pelatih. Periode itu dia jalani pada musim 2000–2001. Green Force yang
dia tangani saat itu berhasil mencapai semifinal Liga Indonesia.
Nah,
Kamis (11/5), Rudy kembali ke Surabaya. Rudy pun akan merasakan
atmosfer yang janggal di Gelora Bung Tomo (GBT). Sebab, dia datang
dengan menyandang status sebagai lawan. Rudy yang menangani Persepam
Madura Utama harus menghadapi klub yang pernah melambungkan namanya.
’’Tentu, sebagai warga Surabaya, saya sangat mengharapkan Persebaya bisa
kembali berprestasi seperti dulu,’’ kata Rudy. ’’Namun, untuk
profesionalitas, Persepam tentu menjadi prioritas saya saat ini. Saya
akan menghadapi mereka (Persebaya) sebagaimana tim lain,’’ imbuh pria 63
tahun tersebut.
Meski laju Persebaya saat ini tersendat, Rudy
yakin Rendi Irwan dkk akan bangkit. Rudy pun berharap Persepam dan
Persebaya bisa sama-sama lolos ke Liga 1. Rudy juga memberikan tip buat
Persebaya jika ingin melaju ke Liga 1. Menurut dia, pemain harus punya
kebanggaan saat mengenakan kostum hijau Persebaya. ’’Istilahnya, pemain
harus rela mati bagi Persebaya. Dari mana saja para pemain berasal,
sudah harus ’’ijo” saat berada di Persebaya,’’ tegasnya.
Menurut
Rudy, siapa pun pelatih yang menangani Persebaya, pemain harus punya
jiwa ngeyel di lapangan. ’’Karakter Persebaya selama ini adalah
permainan yang cepat dan keras. Para pemain harus selalu bisa
mempraktikkan hal itu kalau ingin bisa berbicara banyak tahun ini,’’
ujarnya. (Jawapos.com/Oci)
Komentar