3 Persoalan Dasar Pangan dan Pertanian Menurut Pegamat -->

Iklan Semua Halaman

3 Persoalan Dasar Pangan dan Pertanian Menurut Pegamat

Selasa, 06 Juni 2017
Jakarta – Pengamat Pangan dan Pertanian Dadung Hari Setyo menyebut ada tiga persoalan mendasar terkait kenaikan harga pangan dan pertanian yang selalu berulang pada momen-momen tertentu. Kebijakan, pelaku usaha, dan research and development dianggap sebagai muara dari segala bentuk kenaikan harga.

Terkait kebijakan, kata Dadung, masih ada aturan yang melonggarkan dan menyempitkan peluang sindikat untuk memainkan harga. Kemudian masih banyak pengusaha di tingkat asosiasi dan perhimpunan yang memiliki moralitas tidak terpuji dengan melakukan penimbunan-penimbunan pangan untuk mengendalikan harga.

“Dan di research development banyak penemu pangan di bidang pertanian ini yang memang belum terekpos secara baik di masyarakat, makanya hasil pertanian dan pangannya hanya dari itu-itu saja,” kata Dadung, dalam News Story Insight, Selasa 6 Juni 2017.

Atas ketiga hal ini, ungkap Dadung, petani adalah pihak yang mengalami tekanan paling besar. Pasalnya hasil pertaniannya tidak boleh dijual lantaran sudah diijon.

Sistem ijon membuat petani tak memiliki hak untuk memasarkan hasil pertanian mereka dan Dadung menduga ijon inilah pintu masuk yang bisa diakses oleh sindikasi mafia pangan.

“Di saat lebaran ini mereka (mafia) bersatu untuk mengatur tata niaga dan perdagangan. Dan menurut saya mafia ini di tataran atas, sementara di tingkat bawah tatarannya sindikasi anak buah dari mafia itu sendiri,” katanya.

Dadung mengatakan dengan kondisi seperti ini tinggal bagaimana implementasi di lapangan terkait aturan dalam UU Larangan Penimbunan Pangan. Tidak bisa hanya melibatkan aparat saja, melainkan perlu kerja sama dengan pernagkat di daerah untuk menciptakan tata niaga yang kondusif.

“Kartel ini sudah bermain sampai puluhan tahun, kita baru mikir, peduli pada pertanian dan pangan berapa tahun. Artinya mereka sudah sangat terbentuk dan terstruktur. Ini mengerikan,” jelasnya. (MTN)