Jakarta – Menteri Komunikasi dan Informatika
Rudiantara mengatakan serius dengan rencana menutup media sosial secara
umum jika masih banyak memuat konten-konten negatif.
Dia mengatakan saat ini pihaknya tengah melakukan koordinasi dengan
penyedia media sosial untuk memastikan adanya peningkatan kerja sama
dalam hal service level untuk mencegah konten-konten negatif
berseliweran di media sosial.
“Tidak hanya komunikasi dan koordinasi, pada minggu kami juga
mendatangi penyelengara media sosial di luar negeri untuk memastikan
adanya kerja sama,” ujar Rudi, dalam Metro Pagi Primetime, Selasa 6 Juni
2017.
Rudi mengatakan bukan niat pemerintah untuk menutup media sosial.
Tetapi jika dampak buruknya lebih besar ketimbang manfaat yang
diberikan, pemerintah terpaksa akan menutup media sosial.
Dia pun mengapresiasi fatwa yang telah dikeluarkan oleh Majelis Ulama
Indonesia (MUI) yang telah mengeluarkan fatwa pemakaian media sosial.
Sebab tujuannya memang bukan hendak menutup melainkan bagaimana
memanfaatkan media sosial sesuai dengan porsinya.
“Karena media sosial itu contoh asalnya memberi nilai tambah
bagaimana bersosial di masyarakat, bukan menghujat atau menyebarkan
hoax,” katanya. (MTN)
Komentar