SUMENEP – Tahun 2017, PT. Garam menarget produksi
garam secara nasional mencapai 395 ribu ton. Meski lebih tinggi dari
tahun sebelumnya, target tersebut ternyata hanya cukup untuk konsumsi,
tidak cukup untuk kebutuhan produksi.
Direktur Utama PT Garam, Achmad Budiono, mengatakan, target produksi
garam tahun ini lebih tinggi dari tahun 2015 lalu. Tahun lalu tak
dijadikan patokan karena gagal panen akibat cuaca tidak menentu. “Target
produksi tahun ini 395 ribu ton. Tahun 2015 kita 341 ribu ton,”
katanya.
Meski target produksi garam oleh PT Garam mengalami peningkatan,
namun Budi mengakui bahwa itu hanya cukup untuk kebutuhan konsumsi.
Sedangkan untuk kebutuhan produksi belum mencukupi.
Pihaknya mengaku ke depan akan terus meningkatkan produksi garam
untuk memenuhi kebutuhan nasional. Salah satu upaya yang telah
dilakukan, menurut Budi, saat ini PT Garam sudah melakukan ekspansi ke
Nusa Tenggara Timur.
Selebihnya, disinggung target swasembada garam, Budi tidak
menjelaskan secara detil. Alasannya, yang berwenang menentukan target
sewperti itu ialah kementerian terkait.
“Itu yang bikin target adalah kementerian. Yang penting, karena PT
Garam merupakan korporasi, kami akan bekerja dan berusaha
sebaik-baiknya,” ujar dia. (KoranMadura)
Komentar