Warga Membludak Saat Dishub Jatim Buka Pendaftaran Mudik Gratis -->

Iklan Semua Halaman

Warga Membludak Saat Dishub Jatim Buka Pendaftaran Mudik Gratis

Senin, 05 Juni 2017
SURABAYA - Ribuan warga memadati lokasi pendaftaran mudik gratis lebaran yang digelar Dinas Perhubungan Jatim. Sebanyak 530 bus disiapkan untuk mengangkut pemudik ke 20 tujuan kota/kabupaten di Jawa Timur.

"Ada sekitar 73 tibu kursi yang kita siapkan untuk mudik dan balik gratis," kata Kepala Bidang Angkutan keselamatan Jalan Dinas Perhubungan (Dishub) LLAJ Jatim Isa Ansori disela sela pembukaan pendaftaran mudik gratis lebaran di Kantor Dishub dan LLAJ Jatim, Senin (5/6/2017).

Selain bus, pemudik yang ingin mudik dengan sepeda motor juga disiapkan angkutan truk untuk mengangkut kendaraan ke daerah asal.

"Kita juga sediakan truk untuk angkut 400 sepeda motor pemudik sedangkan orangnya naik bus," imbuh Isa.

Selain melakukan pendaftran secara manual, pihak Dishub Jatim juga mengunakan pendaftaran mudik gratis secara online yang bisa diakses oleh masyarakat secara langsung mengunakan gadget masing-masing.

"Ada yang berbeda pada mudik gratis tahun 2017 kali ini, kita lakukan secara online mengunakan handphone dengan mengakses alamat yang kita punya, agar masyarakat bisa mendaftar lewat handphone masing-masing dan para pendaftar juga bisa datang langsung kelokasi untuk daftar dengan komputer yang kita sediakan," ungkapnya.

Isa juga menambahkan acara yang digelar selama dua hari mulai tanggal 5-6 Juni ini hanya mensyaratkan fotocopy KTP dan Kartu Keluarga bagi warga yang hendak mendaftar.

Semantara itu, Ahmad Suudi salah satu pendaftar mudik gratis dengan tujuan Ponorogo tersebut, harus datang lebih awal untuk bisa mendaftar mudik gratis tahun 2017 kali ini.

"Syarat cukup mudah tinggal bawa KTP dan KK langsung dapat tiket, Saya datang mulai pagi tadi takut antri, karena tahun lalu ribuan warga sudah memenuhi lokasi pendaftaran," ungkapnya.

Lain dengan Sumali pemudik asal Ngawi ini, terlihat kebingungan saat mencoba mendaftarkan secara online mengunakan gadget. "Masih bigung mas, daftar online mengunakan handphone, harus tanya petugas lagi kayaknya," ujar dia. (Detik.com)