SUMENEP - Warga kepulauan Kangean, Sumenep, Madura,
Jawa Timur, berharap rencana pemerintah membangun bandara di kepulauan
tersebut cepat terealisasi. Bahkan, ada warga sampai menawarkan lahan
alternatif untuk pembangunannya.
Rencana pembangunan bandara di
Kepulauan Kangean awalnya direncanakan akan dibangun di Desa Paseraman,
Kecamatan Arjasa, Pulau Kangean. Namun, informasi terakhir menyebutkan
lokasinya akan dipindah.
Berjalin kelindan (baca: terkait) dengan
rencana perpindahan lokasi tersebut, warga Desa Torjek, Kecamatan
Kangayan, Pulau Kangean, menawarkan lahan alternatif kepada pemerintah.
Hal
itu disampaikan oleh kepala desa setempat, Hairudin. Menurutnya, warga
Desa Torjek siap melepas tanahnya jika dibutuhkan oleh pemerintah untuk
pembangunan bandara.
Lokasi lahan yang ditawarkan warga dinilai
cukup strategis. Lokasinya berada di antara Kecamatan Arjasa dan
Sapeken. Aksesnya juga muda dijangkau karena hanya berjarak sekitar 100
meter dari jalan poros yang membelah Pulau Kangean.
Lahan yang
siap dilepas masyarakat jika dibutuhkan untuk pembangunan bandara
luasnya ditaksir mencapai 500x1000 meter. "Warga siap menerima kalau
memang dibutuhkan pemerintah untuk pembangunan bandara. Bahkan siap
melepas tanah mereka," kata dia.
Sebelumnya, Kepala Dinas
Perhubungan (Dishub) Sumenep, Sustono mengatakan pembangunan bandara di
Pulau Kangean tak jadi di Desa Paseraman. "Tapi kalau prosesnya tetap
lanjut," ujarnya. (KoranMadura/Oci)
Komentar